The Socioeconomic Conditions and Behavior of Riverside Communities in Disposing of Waste in the Cisadane River Segment of South Tangerang City

  • Urfi Izzati Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten, KLHK
  • Hayati Sari Hasibuan Sekolah Ilmu Lingkungan, Universitas Indonesia
Keywords: river pollution, household waste, waste disposal behaviour, riverbank, river function

Abstract

The existence of settlements along riverbank, particularly in urban areas, can disrupt both the function of the river and its riverbank. The behavior of riverside communities generally adds to burden the river, primarily through the practice of disposing waste into the river and its riverbank. This behavior can cause detrimental effects on both the environment and society. This research aims to examine the socioeconomic conditions and waste disposal behavior of communities residing along the Cisadane River, South Tangerang City. This research is a quantitative descriptive study. Data collection involved the use of questionnaires, interviews, and observations, which were subsequently analyzed using descriptive statistical techniques. The findings revealed that the majority of riverside communities in South Tangerang City exhibited a high level of understanding (54.55%), a relatively positive perspective (75.76%), and a poor economic condition (57.58%). However, their waste disposal behavior was predominantly inadequate (51.52%). Consequently, the study indicates a discrepancy between the community's level of understanding, perspective, and actual waste disposal practices. With the intervention of communication forums, the creation of mutually agreed norms, and the availability of waste disposal and processing infrastructure, it is hoped that the community awareness and sense of responsibility would be enhanced, that will lead to no rubbish throwing into the river and its borders hence diminishing the burden of the river so that the function of the river and its borders are preserved.

References

Abdoellah, O. S. (2012). Antropologi Ekologi: Konsep, Teori, dan Aplikasi dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan. Puslitbang KPK LPPM Unpad.

Anggraeni, R., & Sucahyanto. (2022). Pengolahan Sampah untuk Mengurangi Sampah di Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi Dan Informasi Geografi, 22(1), 29–35. https://doi.org/10.21009/spatial.221.6

Arisani, R. E., Ali, A., & Fattah, V. Y. (2017). Revitalisasi Kawasan Permukiman pada Aktifitas Perekonomian Masyarakat di Bantaran Sungai Palu. E Jurnal Katalogis, 5(10), 130–139.

Astina, N., Fauzan, A., & Rahman, E. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Masyarakat dalam Membuang Sampah Rumah Tangga ke Sungai di Desa Pamarangan Kanan Kabupaten Tabalong Tahun 2019. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 181–190. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i2.1632

Azwar,(2016). Penyusunan Skala Psikologi. Pustaka Pelajar.

Dalilah, A., & Ridwana, R. (2019). Pemanfaatan Pengindraan Jauh Untuk Identifikasi Pemukiman Kumuh di Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 5(2), 71–80. https://doi.org/10.23887/jiis.v5i2.21773

Erlyani, N. (2018). Bystander Warga Pinggiran Sungai terhadap Perilaku Membuang Sampah Sembarangan di Desa Pekauman. Jurnal Ecopsy, 5(3), 159–161. https://doi.org/10.20527/ecopsy.v5i3.5518

Iskandar, J. (2009). Ekologi Manusia dan Pembangunan Berkelanjutan. Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Padjadjaran.

Izzati, U., & Hasibuan, H. S. (2023). Community Perceptions on Urban Forests Development in Riparian Areas of Cisadane River, South Tangerang City. Jurnal Ilmu Kehutanan, 17(1). https://doi.org/10.22146/jik.v17i1.4773

Izzati, U., Hasibuan, H. S., & Indra, T. L. (2019). Land Use Change of Cisadane River Buffer Strips, South Tangerang City, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 338(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/338/1/012019

Jailani, A. K., Thamrin, & Firdaus. (2014). Pengaruh Pengetahuan, Persepsi, Partisipasi Masyarakat dan Peran Serta Pemerintah terhadap Kondisi Lingkungan Perairan Sungai Sail Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Lingkungan, 8(1), 88–96.

Mahda, R., Posumah, J. H., & Laloma, A. (2019). Perilaku Masyarakat dalam Membuang Sampah di Bantaran Sungai Mantung Kecamatan Beo Kabupaten KEepulauan Talaud. Jurnal Administrasi Publik, 5(67), 84–90.

Malau, W. (2014). Dampak Urbanisasi terhadap Pemukiman Kumuh (Slum Area) di Daerah Perkotaan. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(2), 39–47. https://doi.org/10.24114/jupiis.v5i2.1113

Maryono, A. (2014). Pengelolaan Kawasan Sempadan Sungai. Gadjah Mada University Press.

Penny, L., H. Untung, B., Rizmi, Y., & Daniel, I. (2012). Kajian Perilaku Masyarakat Membuang Sampah di Bantaran Sungai Martapura Terhadap Lingkungan Perairan. EnviroScienteae, 8(3), 117–126.

Prasetyo, W. T., & Rahayu, S. (2013). Kajian Kualitas Permukiman dengan Citra Quickbird dan SIG di Kecamatan Serengan Kota Surakarta. Teknik Perencanaan Wilayah Kota, 2(2), 293–302.

Prayojana, T. W., Fazri, A. N., & Saputra, B. (2020). Dampak Urbanisasi Terhadap Pemukiman Kumuh (Slum Area). Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan, 2(1), 13–22. https://jkpl.ppj.unp.ac.id/index.php/JKPL/article/view/12/7

Puji, L. K. R., Ayu, N., & Hasan, M. (2020). Perilaku Pengelolaan dan Pembuangan Sampah Pada Ibu Rumah Tangga Di RW 04 Kelurahan Kedaung Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan. Edu Masda Journal, 4(1).

Putri, D. R., Suharso, T. W., & Usman, F. (2010). Arahan Konservasi Wilayah Sungai Bengawan Solo yang Melalui Perkotaan Bojonegoro. Jurnal Tata Kota Dan Daerah, 2(2), 75–81.

Rahab, & Widiyanto, A. F. (2015). Pengujian Model Pengaktivasian Norma Personal Dalam Perspektif Pemasaran Sosial. MIMBAR, Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 31(1), 177–190. https://doi.org/10.29313/mimbar.v31i1.1306

Rau, F. O., Benu, O. L. S., & Rengkung, L. R. (2016). Persepsi Masyarakat terhadap Rencana Relokasi Akibat Bencana Banjir (Studi Kasus Kelurahan Dendengan Dalam, KEcamatan Paal Dua). Agri-Sosioekonomi, 12(1A), 37–52. https://doi.org/10.35791/agrsosek.12.1a.2016.11489

Sarwoko, S., Haryanto, E., & Meliyanti, F. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Membuang Sampah Rumah Tangga. Lentera Perawat, 4(1).

Suganda, E., Yatmo, Y. A., & Atmodiwirjo, P. A. (2009). Pengelolaan Lingkungan dan Kondisi Masyarakat Pada Wilayah Hilir Sungai. Makara Human Behavior Studies in Asia, 13(2), 143–153. https://doi.org/10.7454/mssh.v13i2.255

Sugiarti, T. (2014). Pola Tatanan Lingkungan Dan Perubahan Tata Ruang Pada Permukiman Pemulung Kalisari (Studi di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang). Jurnal Mahasiswa Sosiologi, 2(2).

Sukarta, D. K., Thayib, A., & Alikodra, H. S. (2013). Pengelolaan Hutan Kota Berkelanjutan: Tinjauan Aspek teknis, Alam dan Sosial (Studi di Hutan Kota Srengseng dan Hutan Kota Universitas Indonesia). Jurnal Bumi Lestari, 13(1), 124–134.

Suryani, S. (2020). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Masyarakat dalam membuang Sampah di Sungai Sago Pekanbaru. Dinamika Lingkungan Indonesia, 7(1), 58–61. https://doi.org/10.31258/dli.7.1.p.58-61

Suryani, S., & Ningsih, K. W. (2018). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Membuang Sampah di Sungai Sago Pekanbaru. Health Care : Jurnal Kesehatan, 7(2), 52–56. https://doi.org/10.36763/healthcare.v7i2.25

Wibowo, I. (2009). Pola Perilaku Kebersihan: Studi Psikologi Lingkungan Tentang Penanggulangan Sampah Perkotaan. Makara, Sosial Humaniora, 13(1), 37–47.

Widayanti, R., Anggraeni, M., & Subagyo, A. (2013). Konsep Relokasi Permukiman Berdasarkan Tingkat Kerentanan di Sempadan Sungai Bengawan Solo Kecamatan Bojonegoro. Jurnal Tata Kota Dan Daerah, 5(1), 55–64.

Widjanarko, M. (2019). ‘Rembug Desa’ sebagai Bentuk Intervensi Perilaku Ekologis Pengelolaan Sampah. Jurnal Ecopsy, 6(1), 7–13. https://doi.org/10.20527/ecopsy.v6i1.5520

Wijayanti, N. (2021). Faktor yang berhubungan dengan perilaku masyarakat dalam membuang sampah di Desa Banguntapan. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 9(1).

Yanti, I., & Hamid, I. (2023). Perilaku Antroposentrisme Masyarakat Terhadap Lingkungan Sungai di Desa Lupak Dalam Kecamatan Kapuas Kuala Kabupaten Kapuas. Huma: Jurnal Sosiologi, 2(1). https://doi.org/10.20527/h-js.v2i1.42

Yogafanny, E. (2015). Pengaruh Aktifitas Warga di Sempadan Sungai terhadap Kualitas Air Sungai Winongo. Jurnal Sains &Teknologi Lingkungan, 7(1), 41–50. https://doi.org/10.20885/jstl.vol7.iss1.art3

Yulida, N., Sarto, S., & Suwarni, A. (2016). Perilaku masyarakat dalam membuang sampah di aliran sungai batang bakarek-karek Kota Padang Panjang Sumatera Barat. BKM Journal of Community Medicine and Public Health, 32(10), 373–378.

Published
2024-12-27
Section
Articles